Mental kaya

by - May 25, 2016

"Tidak ada satu binatang pun (juga manusia) yang tidak di jamin oleh Alloh" (QS. Hud:6)

Inilah janji Alloh kepada umatNya. Hanya saja kita dituntut untuk ikhtiar. Di jamin itu artinya bukan 'ujug-ujug' datang sendiri dari langit. Kita harus menjemputnya dengan cara halalan thoyyiban. Apa itu halalan thoyyiban? Benar cara menjemputnya. Dengan kerja keras dan fokus. Bagi para pengusaha fokus dan kerja keras adalah kunci mendapatkan profit. Begitu halnya bagi para karyawan rumus serupa juga berlaku. Biar hasil yang kita dapatkan me jadi berkah bagi dirinya dan keluarga. Banyak tapi nggak berkah buat apa? Dikit tapi berkah insyAlloh mencukupi dan menentramkan.

Yakinlah yang membedakan antara si kaya dan si miskin adalah hanya soal cara berfikir dan life style. Si miskin cara berfikirnya adalah bagaimana bergaya hidup mewah agar terlihat seperti orang kaya dan tidak dianggap miskin. Beda halnya dengan si kaya, dia akan berfikir untuk mengalokasikan sebagian pendapatan untuk investasi. Nggak apa-apa berhemat guna mempunyai aset yang punya nilai tinggi di mass depan.

Sedikit cerita tentang tetangga di rumah mertua. Beliau kesehariannya adalah bertani. Di kota metropolitan ini, orang yang mempunyai sawah itu bak miliarder. Karena seluruh sawah maupun tambak disini akan di incar oleh PT guna dibuat untuk perumahan.
"Saya ini petani Mbak, ndak punya apa-apa."
"Alhamdulilah satu sawah kemarin terjual dan saya belikan sawah lagi di daerah lain. " lanjutnya.
"Lha kebutuhan hidup sehari-hari dapat dari mana kalau sawahnya terjual?" Tanyaku antusias.
"Lha makan saja yang penting ada beras cukup mba, ndak perlu makan yang mewah-mewah cukup sebagai pengganjal perut untuk ibadah dan bekerja.'' Jawabnya dengan nada polosnya.

Itulah pointnya. Tak ayal meski pekerjaanya sebagai petani tetap mental dan cara berfikirnya layaknya miliarder. Karena sawah yang terjual itu seharga 1M.

Yuk bermental si kaya, mengubah life style untuk masa depan yang lebih cerah ☺

#Daiwriting
#RWC25

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.