Masjid ramah anak

by - June 19, 2016

Masjid adalah satu-satunya tempat untuk mendekatiNya. Menjadi satu-satunya tempat untuk bermunajat kepadaNya. Apalagi dibulan penuh berkah ini. Seakan tak pernah sepi, seharusnya memang begitu. Selalu terlantun syair-syair kalamNya berkumandang. Syiar-syiar tentang ilmu agama menjadi agenda rutin. Dan shalat tarawih adalah satu hal yang identik dengan Ramadhan.

Tapi sedihnya itu jika terdapat anak-anak usia 2-7 tahun yang bermain saat orang tuanya melakukan shalat tarawih. Namanya juga anak-anak, hak mereka adalah bermain.

Namanya Wak UMI. Rumahnya berdampingan dengan masjid. Beliau adalah orang tua yang ditakuti anak-anak. Setiap anak-anak itu ramai, wak umi tak segan untuk menghardik dan mengomel kepada anak yang ramai. Sejak itu, masjid sepi oleh suara kecil mereka. 

Bagai makan buah simalakama memang, di satu sisi para orang tua ingin mengajarkan anaknya untuk mencintai masjid, mencintai shalat. Sedangkan di sisi lain, banyak orang yang akan terganggu kekhusyukannya. 

Masjid yang ramah anak merupakan solusi yang bisa diterapkan guna menjaga keseimbangan diantara duannya. Masjid yang juga memfasilitasi anak untuk ikut serta shalat berjamaah dengan teman sebaya. Mempunyai imam sendiri dan secara teknis merupakan 'anak-anak banget'. 

#daiwriting 

#rwc11

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.