Sahabat

by - June 25, 2016

Melipatgandakan kebahagiaan dan membagi kesedihan

Menjadikan hidup lebih berwarna

Tak ada yang lebih berharga dari kesetiaan seorang sahabat

Sahabatmu adalah cerminan dirimu

Adalah sederet pengertian versiku tentang seorang Sahabat. Ia melengkapi disemua segmen kehidupan. Tanpanya aku rapuh, tanpanya hidup hanya hitam putih, tanpanya adalah cobaan yang tak sanggup kupikul. Bagiku peran sahabat lebih dari segalanya. Ia tempatku berkeluh kesah, tempatku menumpahkan semua tanya hidup dan kehidupan, dan menjadikan hidup lebih berwarna. Aku bahagia telah dipertemukan dengan kalian sahabat terbaikku.

Kita dipertemukan dalam sebuah pertemuan yang insyAlloh barokah. Kita telah melewati kebersamaan yang tak bisa dianggap sebentar. Lebih dari 10 tahun lalu kita berjumpa, dan kini persahabatan ini makin lengket. meski raga tak berjumpa, kecanggihan teknologi masih mengizinkan kita untuk saling tegur sapa.

Episode kehidupan satu persatu kita lewati. Berhahaha-hihihi seperti dulu sudah jarang kita lakukan karena kesibukan masing-masing. Apalagi diantara kita is being merried. So keterbatasan pertemuan adalah satu batu kerikil yang menjadi sandungan. Tapi yakinlah kawan, cerita kita tak akan tergerus oleh waktu. Masih hangat di ingatan bagaimana kita tertawa bersama, bagaimana kita melewati cerita remaja yang begitu mengaggumkan hingga tak ingin kulupa walau sedetik yang berlalu.

Dengan tulisan sederhana ini, aku ingin mengabarkan pada dunia bahwa MISS U BADLY. Akankah waktu berpihak kepada kita untuk sejenak menapak tilas kenangan kita? meski hanya pertemuan semenit, cukuplah kiranya untuk menghapus kerinduan yang membuncah. Mungkinkah kawan? Entahlah, aku tidak ingin bermimpi cukup berdoa terbaik buat kita. Semoga suatu saat bisa berhahaha-hihihi lagi ala mak-mak rempong.

#daiwriting
#rwc19

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.