Mimpi

by - August 09, 2016



Tubuh kecil, senyum merekah, dan teduh wajahnya
Kian satu dari seribu bintang yang bersinar
Mungilnya tubuh tak pernah menyulutkan hasrat yang kian menggebu
Apalah arti diri ini jika disandingkan dengan ia yang bersinar kala malam menjelma




Terlalu indah walau hanya dalam bayangan
Bagai harum kesturi kala malam bertabur bintang
Entahlah dengan apa lagi hati ini berceloteh
Tak mampu kirannya menggambarkan ia yang tak bisa terlukis oleh kata-kata

Semangat estafetnya tak pernah pudar
Selalu merangkai dalam kata
Selalu berkarya dengan cinta

Ah, layaklah kirannya ia kujadikan teladan
Kala ingin menuai cerita di bumi aksara
Mimpi yang kian menjadi nyata saat menapaki jalan yang sama
Satu nama dari sekian kata
Jalan meraih ridho-Nya dengan cara berkarya melalui pena 

perjalanan beribu mil, dimulai dengan satu langkah pasti
perjalanan menjemput impian, tidak bisa diraih hanya satu malam 
peluh keringatlah yang menjadi bukti nyata bahwa impian harus tetap diperjuangkan
semakin nyata dan pasti dengan terus mengasah kemampuan 

membaca 
membaca 
baca 
baca 
baca 
baca 

kemudian 

menulis 
menulis 
tulis 
tulis 
tulis 
tulis  


 Sidoarjo, 9 Agustus 2016 

Note: Puisi zaman dahulu dengan beberapa penambahan disudut sana-sini. Daripada mengendap disarangnya, mending publish untuk memenuhi beranda agar tak menjadi sarang laba-laba kayak hatimu mbo #eh :D 



You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.