Ayo Mendongeng

by - September 05, 2016



          
    
                                                                         Gambar

        Ahmad Ataka Awalur Rizki adalah nama panjang dari seorang penulis cilik. Meski usiannya baru menginjak belasan, tapi prestasinya menyaingi J.K Rowling. Orang tua mana yang tak bangga mempunyai anak sejenius itu. Selalu angkat topi untuk kedua orang tua Ataka, yang mampu melihat dan mendukung bakat sang anak. Saat diundang oleh Bang Andy F Noya dalam acara talk show kick Andy, Metro TV beberapa pertanyaan terlontar. Tapi yang membuat mata ini melotot adalah proses kreatif dibelakangnya. Tak mudah menuliskan buku dengan 660 halaman. Tapi Ataka mampu, mematikan semua pikiran penulis yang berkedok alasan. Adapun proseskreatifnya melalui beberapa tahapan. 


1.      Dongeng        
           Sewaktu dia kecil, ibunya suka mendongengi dengan berbagai kisah. Akhirnya kegiatan mendongeng itu menjadi semacam stimulus terhadap otaknya untuk selalu haus akan cerita. Ketika cerita yang dikisahkan itu hanya seputar itu-itu saja, ada dahaga yang ia rasa. Maka terciptalah sebuah novel fiksi-fantasi dari jemari mungilnya.

2.      Suka membaca buku terutama komik dan fiksi-fantasi   
           Setelah dahaga akan sebuah cerita, karena membaca itu semacam addict. Maka ia telah memutuskan untuk mencitai novel fiksi-fantasi. Tak hanya karya dalam negri, tapi karya luar juga dilahap habis.

Kini menjadi ibu, membuatku tertantang untuk mengikuti jejak orang tua Ataka. Karena salah satu yang melatar belakangi proses kreatifnya adalah dongeng sang ibunda. Semoga langkah kecil ini,yang dimulai dengan niat akan menjadi sebuah langkah nyata untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa dimulai dari kegiatan mendongeng. Apapun yang menjadi cita-citanya kelak, biarlah menjadi misteri Illahi.Tapi kgiatan membaca harus dilatih sejak dini. .
Ayo mendongeng untuk buah hati kita tercinta. Kenalkan sejak dini buku dan pentingnya membaca. Tak bosan diri ini untuk selalu menggalakkan diri menjadi pencita dan penyalur buku. Karena aku ingin berkeliling dunia berawal dari satu jendela. Jendela buku. Semoga kelak bisa berkeliling (nyata) dengan pengetahuan yang didapat dari halaman-halaman yang telah terbaca.
Ataka, darimu muncul seulas senyum dan cita. Darimu pula lahir bermacam ide untuk terus mendorong anak gemar membaca. Meski kini usiannya masih 6 bulan, bagiku belum terlambat untuk sedikit demi sedikit mencicil buku untuknya. Karena buku bagiku adalah barang yang mahal. Mungkin ini juga salah satu hal yang melatar belakangi rendahnya minat baca oleh anak indonesia. Masih teringat saat dulu menduduki bangku MI –setara SD- jarang sekali orang tua membelikan buku, kecuali buku tulis. Mereka lebih memilih untuk meminjamkan buku ke kakak tingkat, lantaran mahalnya harga buku. Ya sampai saat ini, ingatan itu seakan mendarah daging. Meski sediki demi sedikit mind set itu kurubah, tapi masih butuh waktu.  Belanja pakaian dan pernak-perniknay kadang lebih merajai daripada membeli sebuah buku (tidak perlu dicontoh).*bukaaib *tutupmuka
Mulai detik ini, dari cerita Ataka. Semoga bisa mencicil untuk membuatkan si kecil perpustakaan mini untuknya. Untuk masa depannya. Apapun keinginannya nanti, harus gemar membaca. Apalagi bisa menulis.  Dengan langkah pasti yaitu mendongeng. Ayo moms, ajak si kecil mendongeng. Banyak manfaat yang bisa kita petik dari kegiatan ini. Menstimulus otaknya agar gemar membaca, mempererat hubungan ibu-anak, dan menyelipkan hikmah dan pelajaran dari buku yang kita dongengkan. Masih ragu untuk mendongeng?

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.