Saatnya MPASI

by - September 11, 2016




4 September 2016, Labib genap berusia 6 bulan. Itu artinya dia harus sudah diberi MPASI (Makanan Pendamping ASI). Padahal saat umurnya baru 40 hari, dia sudah diperkenalkan oleh neneknya makanan. Maklum orang tua zaman dahulu. 

“Nggak marem itu nduk, makanya rewel terus.” Ujar neneknya saat minta peersetujuan untuk memberi makanan.
“Lambungnya kan masih kecil, Bu.” Ucapku berkilah. Entah kenapa dada rasanya sesak, semacam tidak tega mengingat lambungnya yang masih kecil. Seharusnya memang ASI eksklusif. Tetapi kalau mengingat rewelnya dia, nggak bisa tidur pulas baik di malam dan di siang hari, akhirnya aku menyetujui pemberian MPASI dini. Kasihan neneknya juga jika harus begadang tiap malam. Dengan catatan bahwa hanya pisang yang dikerok. No nasi. Terlihat dia memang sangat menyukai pisang itu. Sangat lahap. “bismillah, semoga tidak terjadi apa-apa.” Bisik batinku.
Kini di usianya genap 6 bulan, tak perlu lagi diperkenalkan makanan karena ia doyan makan. Secara teori hal itu dilarang oleh para medis, dengan alasan yang sama.lambungnya belum kuat untuk mencerna makanan. Tapi Alhamdulilah, selama ini tidak ada permaslahan dengan lambungnya. kini saatnya memperkenalkan berbagai jenis buah dan sayur. Karena selama 5 bulan kemarin, hanya pisang yang saya perkenalkan. Berbagai artikel tentang MPASI, tak luput dari incaran. Hingga kemarin ada seorang teman yang bertanya tentang kesiapan saya untuk memperkenalkan makanan untuk si kecil. Dan aku pun santai saja menanggapinya. Salah satu manfaat ketika MPASI dini (jangan dituru ya, karena setiap baytita berbeda kondisi pencernaanya) yaitu anak mudah dipernalkan dengan berbagai jenis makanan. Tinggal melanjutkan dengan memperkenalkan berbagai variasi buah dan sayuran, tentunya yang sesuai dengan umurnya kini. Yaitu seperti apel, pir, buah naga, alpukat,  wortel, zuicchini,oatmeal, beras merah dll.
            Diusianya menginjak 7 bulan, berat badan juga terus bertambah. Kini mencapai angka 8 kg. Semakin semangat juga memperkenalkan berbagai makanan agar gizinya tercukupi. Namun tidak sampai heboh, harus menu ini-itu. Dibuat santai saja. Makananya pun apa yang tersedia dikulkas. Browsing. Lalu eksekusi. Mbah google semakin membuatku percaya untuk memberikan yang terbaik bagi tumbuh-kembang si kecil. Jadi untuk para moms yang batitanya mau atau sedang MPASI, tidak perlu bingung. Cukup baca-baca santai terkait dengan menu-menu do and don’t diberikan untuk si batita. Insyalloh bisa melewati tahap awal MPASI ini dengan lancar.  Yuk share juga pengalaman moms saat mulai MPASI di kolom komentar ya.

You May Also Like

2 comments

  1. Kurng 2 bulan lagi anakku juga mulai MPASI

    ReplyDelete
  2. Wah senangnya,sekarang aku rajin loh mbak ke dapur gegara si kecil udah MPASI. hehehhe

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.