Kelas Literasi Tugas 2

by - May 25, 2017



1.  




            Judul   : Behind the scene of Emak Berdaster, penghasilan milyaran
Genre : nonfiksi
Ide       : mengupas tuntas seorang praktisi marketing online dengan penghasilan jutaan perbulannya
Sinopsis :
Emak berdaster kini naik pangakat. Dahulu yang dikenal dengan urusan yang tak jauh-jauh dari sumur, dapur dan kasur itu sedikit memudar. Internet membawa dampak hebat khususnya emak berdaster satu ini. meski tugas utamanya adalah melayani kebutuhan suami dan anak, lantas tak bikin emak satu ini kuper dan hanya mengandalkan gaji suami. Dengan ketekunan, kerja keras, emak ini berhasil meraup keuntungan yang melebihi gaji kantoran. Resellernya tersebar diseluruh pelososk negri, hingga mancan Negara. Bagaimanakah lika-likunya dalam memperjuangkan mimpinya? Bagaiamanakah manajemen waktu yang ia lakukan hingga mempunyai dampak yang luar biasa dalam bisnis onlinenya?
Satu demi satu kunci suksesnya ia ceritakan di buku ini. lengkap dengan tips-tips jitu mengembangkan bisnisnya hanya dengan ONLINE. Bahkan buku karyanya sudah terjual ribuan eksemplar.

2.      Judul   : Pesan (tren)
Genre  : fiksi
Ide       : Ana wanita tangguh yang terbentuk dari didikan Pesantren
Sinopsis:
Seorang gadis yang menjalin persahabatan ditengah hiruk-pikuk suasana yang menegangkan. Di tengah kedisiplinan yang melingkari kehidupan mereka. Tempat yang belum pernah terbayangkan sebelumnya oleh Ana, tidak kerasan dengan berbagai aktivitas bejibun adalah satu dari sekian alasan yang ia pendam. Lambat laun kegelisahan itu sirna seiring datangnya kehangatan yang ia jalin dengan Anisa. Gadis yang supel dan ceria.
            Hidup dengan banyak orang membawanya dalam cerita-cerita indah yang menghiasi perjalan masa remaja mereka. Bertengkar dengan teman sejawatnya akibat hal-hal sepele seperti antri mandi, memakai barang yang bukan miliknya (Ghosob), melanggar tatanan bahasa yang dilakukan sehari-hari, hingga seseorang yang ia taksir adalah sekelumit cerita yang membentuk karakternya yang tangguh.
            Kedekatannya dengan salah satu pembimbing membuat renggang jalinan persahabatan 3 gadis kecil itu. Berbagai perasangka meliputi ketiganya bahkan lebih. Membutnya sadar satu hal bahwa persahabatan di atas segalaya. Sahabat tak hanya orang yang ada disaat kita butuh, tapi lebih dari itu bahwa dengan melipat kebahagiaan dan membagi kesedihan adalah bentuk sahabat sebenarnya.
            Pesantren telah membawa cerita sendiri bagi ana. Membentuk karakter yang tahan banting, pelajaran hidup sejatinya telah ia terima di usia yang terbilang kecil. Tapi dari sana ia tahu makna survive tanpa ada keluarga dan sanak keluarga yang menopang kehidupan. Bertahan dengan uang saku pas-pasan dan sederatan himpitan-himpitan lainnya. Pesantren adalah tempat kedua setelah rumahnya. Satu hal yang harus ia syukuri akibat keinginan keras orang tua menempatkannya di sebuah pesantren dimana peranturannya tak dapat di toleransi. Punishment selalu menghantui jika sedikit saja melanggar peraturan yang tertulis maupun terlisan. Terlebih agama yang membuatnya mengerti apa itu berhijab, bersuci, dan bagaimana menjaga hubungan dengan lawan jenis.  

3.      Judul   :
Genre : fiksi
Ide       : Depresi pasca persalinan (Postpartum Depression) membawa Hana pada perlakuan-perlakuan buruk terhadap bayinya.
Synopsis:
Adalah hana seorang istri yang baru saja melahirkan anak pertamanya. Harus rela merawat anak lelakinya itu seorang diri. Karena terpaksa LDM (Long Distance Married) dengan Rangga, suaminya. Belum lagi kondisi yang mengharuskan ia tinggal dengan mertua. Wanita yang melahirkan suaminya. Lengkap dengan teori-teori kuno yang selalu ia pegangang, makin membuat Hana merasa tak pantas menjadi ibu. Merasa menjadi ibu yang tidak becus dan sederetan pikiran negative yang membelenggunya.
Memiliki teman yang mau diajak berbagi adalah harta karun yang ia miliki saat ini. menumpahkan segala cerita berujung tangis membuatnya sedikit lega. Tapi hal itu tidak berlangsung lama. Setelah ia kembali pulang, menatap Juna (anak lelakinya) ia kembali dibisiki setan-setan jahat lalu menyakiti anaknya. Hingga Rangga memutuskan untuk kembali pulang, memeluk istrinya dan hidup bahagia meski kehilangan pekerjaan adalah akhir dari cerita ini.

4.      Judul   :
Genre  : fiksi  
Ide       : perjalanan pengabdian seorang guru ke daerah 3T (terpencil, terpelosok, dan tertinggal)
Synopsis:  
Tekad yang dulu telah terkubur berbulan-bulan. Menjadi seorang guru MI setara SD ia rasa cukup tapi perubahan besar ia dapatkan ketika ada informasi penerimaan guru mengajar di sebuah daerah terpencil, luar jawa. Semua ini murni sebuah pengabdian kepada mereka yang membutuhkan. Menjadi pionir untuk ikut serta mencerdaskan anak bangsa. Konflik dimulai saat ibunya tidak mengizinkan untuk mengamalkan ilmunya hingga pelosok daerah. Berbagai kegalauan ia dapatkan pasca pendaftaran tahap seleksi hingga pemberangkatan. Akhirnya ia ditempatkan disebuah pulau eksotis raja ampat, papua. Pun disanalah ia beradaptasi dengan budaya penduduk, tapi yang lebih penting adalah mengajar para murid yang masih buta huruf. Hingga suatu hari ia bertemu dengan Somad, lelaki yang juga berasa dari jawa timur merantau ke pulau besar papua. Lelaki yang berhasil mencuri perhatiannya disela-sela kesibukannya mengajar di sebuah SD daerah papua. Apakah raisa siap ketika ia harus meninggalkan keluarga tercinta demi mengikuti somad yang sudah menetap di sana? Daerah yang jauh akan listrik, air, dan signal. 

5.      Judul   : The way to Get Married
Genre : nonfiksi
Ide       : sebuah kisah perjalanan pernikahan yang hanya dalam waktu 6 bulan. Menyikap misteri-misteri jodoh dan pernikahan
Synopsis:
            Saat menggembirakan seorang mahasiswa adalah saat ia diwisuda oleh bapak rector. Hanya sekian detik. Dan bahagia itu juga dirasa hanya sekian jam. Kehidupan sesungguhnya baru saja dimulai. Saat-saat letih mencari lowongan pekerjaan hingga pertanyaan ‘kapan menikah?’ itu kerap ia terima dari sanak-saudara dan ibu kandung. Mencari jodoh tak semudah mencari sepatu di tokonya. Mencari jodoh tak semudah membalikkan tangan. Banyak lika-liku yang harus ia alami. Dari mulai diperkenalkan saudara dekat yang kemudian membuat renggang gegara ia kurang sreg hingga menemui orang ‘pintar’ guna melihat adakah yang menghalang-halangi bertemunya sang jodoh?
            Dengan berbagai lika-likunya kurang lebih 2 tahun, akhirnya pangerang berkuda putih (ala-ala disney) itu datang beserta rombongan. Tanpa berbelit-belit, tanpa menunggu lama, tanpa proses panjang. See? Jika Alloh berkehendak, semua akan terasa mudah dan indah. Hanya pantaskan saja dirimu, wahai MUSLIMAH.
             

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.