Bullying isn’t cool, right?

by - August 04, 2017





             Saat melihat dengan tidak sengaja pelaku bullying di sosial media. Tak hanya mahasiswa, juga dilakukan anak SMP. Subhanalloh. Tak henti lisan ini berucap istighfar melihat bagaimana bobroknya mental negri ini. tak henti lisan ini berdoa untuk indonesia lebih baik. Kalau perilaku generasi penerus bangsa saja seperti ini, bagaimana kelak mereka memimpin negri ini 10, 20, 30 tahun yang akan datang? Bagaimana bisa membawa perubahan jika menindas teman sendiri dengan tameng 'bercanda', mereka anggap sepele? *bercanda tak semenyakitkan itu, Nak*



            Mungkin setiap orang pernah merasakan bullying, pun saya juga pernah meski tidak yang sampai melukai fisik. Tapi sampai saat ini saya masih ingat bagaimana saya kerap mengusap air mata saat di toilet, bagaimana saya diam-diam sesenggukan saat bersujud kepada-Nya. Bagaimana saya jatuh bangun membangun kepercayaan diri agar selalu lebih baik. Membalas perlakuan mereka dengan prestasi nyata. Tak ada gunanya balas dendam, makin menambah masalah baru. Bangkit dari keterpurukan lalu mencoba ‘masa bodoh’ terhadap mereka yang ngomongin di belakang.

            Nak, bagi korban bullying izinkan saya untuk memeluk dengan erat tubuh mungilmu. Bahwa kamu tidak sendiri. Ada Alloh yang senantiasa melihat perilaku hambaNya. Ada Alloh yang bisa menguatkanmu dengan cara-Nya. Ada Alloh yang bisa menjadi tumpuan beban dalam setiap cobaan. Ingatlah Dia sebanyak yang kamu mampu, niscaya Alloh akan jauh lebih mengingatmu. Bukankah jika kita mendekatiNya selangkah, Alloh akan mendekati kita dengan berlari? Kuatkan hatimu, kuatkan imanmu, jika iman sudah terpatri dalam sanubari niscaya ketabahan akan selalu menyelimuti.

            Tidak ada yang bisa merubah apapun kondisimu saat ini, selain usahamu sendiri untuk bangkit. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu bisa diandalkan. Kamu bisa berprestasi. Jauh lebih pintar dari mereka yang membullymu. Mintalah bantuan orang sekitar khususnya orang tuamu untuk menguatkan lebih-lebih bisa menjembatani kamu dan temenmu untuk tak lagi berbuat kegiatan hina itu.

            Nak, bagi kalian yang suka membully teman-teman yang dianggap sebelah mata. Hentikan perilakumu saat ini juga. Kalau kamu butuh pengakuan bahwa kamu hebat bukan begitu caranya. Caramu membully temanmu itu menunjukkan bahwa kualitas dirimu tak lebih tinggi dari hewan yang haus akan pujian. Ingatlah akan sebab-akibat. Bahwa alam akan senantiasa memberikan kita balasan setimpal atas apa yang kalian lakukan. Kalau bukan sekarang, mungkin esok. Karena bullying isn’t cool untuk apa dilakukan. Kerenlah dengan cara-cara yang elegan. 

Kerenlah dengan prestasimu. 
Kerenlah dengan bakatmu. 
Kerenlah karena hafalan qur’anmu. 
Kerenlah dengan perilaku sopan-santunmu. 
Kerenlah dengan senantiasa berjamaah di Masjid. 
Kerenlah dengan menjadi sebaik-baik muslim kepada muslim lainnya. 

                Karena apapun alasannya bullying itu sebuah kejahatan. Kejahatan kecil yang bisa menjadi sebuah kejahatan besar jika tidak dicegah dan dihentikan sekarang juga. Dimulai dari rumah kita. dimulai dari memberi pondasi yang kokoh berupa ilmu agama yang mumpuni. Kalau bukan kita –orang tuanya- siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Karena it takes a village to raising a child. Yuk saling mengingatkan anak-anak kita betapa berakhlaknya Nabi Muhammad kepada sahabat-sahabatbya. begitu menganggumkannya perilaku beliau terhadap orang-orang yang memusuhinya. tanamkan sejak dini untuk mengikis perilaku bullying. 
 
#Day4
#ODOP
#BloggerMuslimah     

You May Also Like

4 comments

  1. Setuju Mbak, ulasan yang bagus tentang bullying. Anak saya waktu ini, baru dua minggu di kelas 7 sudah kena bully bertubi dari teman-teman barunya. Langsung saya menghadap ke sekolah(guru BK) dan memohon ibu-ibu OTM lewat grup WA untuk mengingatkan putra-putri dan mengajak bersama-sama perangi bully. Alhamdulillah semakin kesini jadi mereda. Memang perlu kerjasama semua pihak untuk memerangi bullying ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju mbaa, butuh banyak orang untuk saling bekerja sama untuk memerangibullying itu sendiri.

      Delete
  2. Aisyah setuju banget dengan tulisan kakak.. Banyak remaja yg ngga sadar bercandanya kelewatan dan jatuhnya ke bully.. T_T
    Selain pelaku pembully-an harus diberi pemahaman, korban juga kak, mereka harus meningkatkan kepercayaan dirinya juga..

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.