Why Sensory Play?

by - August 08, 2017




            Sejak usia labib 6 bulan saya sudah excited ma sensory play. Atau bisa juga dikenal dengan pembelajaran montessouri. Gunanya apa sich permainan-permainan yang bisa dibuat sendiri dirumah ini? salah satunya adalah memaksimalkan panca indra anak sejak dini. Indra penglihatan, peraba, perasa, penciuman dll. Saat usia labib umur 6 bulan, permainan DIY (Do It Your self) yang saya buat adalah Montessouri Board. 


           Biar nyambung, mungkin bisa baca disini. efeknya mungkin tidak terlihat saat itu juga. Tapi baru saya sadari diusianya menginjak satu tahun, pegangan dan tarikannya udah kuat. Mungkin ini efek montessouri board dulu yang selalu saya berikan. 
            Dari sinilah kemudian saya ketagihan untuk kepo maksimal tentang pembelajaran montessouri ini. dan beberapa bulan kebelakang saya selalu kepoin blog https://indonesiamontessori.com/my-babycino-seberapa-pentingnya-eksplorasi-panca-indra-anak-usia-dini/ dalam mencari permainan-permainan edukatif untuk Labib. Pun sang penulis Elvina Lim Kusumo terlah menerbitkan buku tetang montessouri sendiri. Dan buku itu masuk dalam wish listku bulan ini. semoga ada rizki lebih. Amiin. 
            Kini saat usia labib 18 bulan, sudah beberapa kali membuatkannya permainan montessouri. Salah satunya: DIY kinetik sand, DIY stick animals, montessouri board. Argh ternyata Cuma 3 ya? Wkwkkwwk. Sekarang yang sering dimainin adalah kinetik sand. Ia senang meremas-remas pasir dengan berbagai warna. Lalu menuangkannya ke dalam wadah lain. Bacadisini ya
Next planning adalah membuatkannya Bussy Book. Reviewnya sich lumayan bagus. Karena berbagai permainan dan mengasah otot-otot jarinya lengkap. Seperti mengambil tempelan yang direkatkan. Mengkancingkan baju. Menalikan sepatu *apa sich bahasa indonesianya, emak?* tapi you knowlah what I mean *maksa* wkwkkwkkw. Ada yang udah buatkan anaknya busy book nggak emak? Share dunk keseruan memainkan buku itu?? Hehehe. Pengennya sich beli aja gitu, di online banyak emak-emak kreatif yang menjualnya. Tapi harganya itu loh, bikin mengelus dada eh dompet maksudnya wkwkwkkw. Memang sich worth it dengan bukunya
.
Lalu ada pertanyaan dari mahmud “Selama permainan montessouri itu apakah anaknya bisa duduk anteng gitu? Bagaimana kalau di buang-buang tuh kinetik sand? Apa nggak sayang? Udah capek-capek bikin, eh Cuma dipakai sekali doang?” Memang sich kita tidak bisa membuat anak duduk anteng, menikmati permainanya sangat lama. Sehingga bisa disambi melakukan aktivitas lainnya. *pengennya* tapi lagi-lagi itu semua kalah saat melihat binar mata anak saat kita ajak “Main yuk, Nak” argh seketika ia langsung lari kebelakang, duduk diam melihat emaknya menunjukkan alat tempurnya. Semenit, dua menit, 5 menit berlalu. Lalu saat si anak sudah bosen, dengan entengnya ia akan membuang-buang tuh pasir ke pojokkan. Di siratkan ke kucing atau ayam yg kebetulan lewat. *serasa pengen guling-guling di trotoar. Aku nggak bisa diginiin, nak!* tapi kembali lagi. Seberapa capeknya membuat permainan-permainan DIY itu, maka kecapekkan itu akan terkalahkan oleh binar mata syahdunya. Bikin melting cuy. Wkwwkkw 
 Dan reminder buat saya sendiri untuk tidak menuntut anak bisa ini, itu, anul. Meski kita susah payah membuatkan permainan DIY itu. Biarkan saja mereka bereksplorasi. Menikmati permainan demi permainan yang kita sediakan. Karena sejatinya anak tidak membutuhkan permainan mahal, yang ia butuhkan adalah banyaknya pengalaman. Karena dari pengalaman-pengalaman itu, kelak ia akan tersambung dengan peristiwa serupa atau lebih sulit dari permainannya saat ini. biarkan ia merangkai sendiri puzzle-puzzle kehidupan dari permainan-permaninan yang kita ajarkan saat ini. Never Stop to learning couse life will never stop teaching.
#Day13
#ODOP
#BloggerMuslimah

You May Also Like

2 comments

  1. Aisyah suka konsep Busy Book, banyak tutorial DIY nya di youtube dari flanel kak..

    ReplyDelete
  2. samaaa, tapi masih butuh waktu tuk membuatnya *baca: malas" wkwkwkkw

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.