11 Wanita Hebat di Masanya

by - October 29, 2017




            Pernah kah mengalami masa-masa down? Merasakan kekelahan yang bertumpuk-tumpuk? Belum lagi pekerjaan IRT yang seolah tiada habisnya, eh si kecil menambah beban dengan mengotori rumah laksana kapal pecah. Istighfar emak, tarik nafas panjang, hembuskan. Ulangi beberapa kali dan rasakan sensasinya. Yakinlah bahwa Alloh senantiasa bersama hambanya yang bersabar. Pun dalam pengasuhan ini, sugesti diri sendiri bahwa semua ada ‘musimnya’. Kini musim kita adalah berpeluh keringat dalam pengasuhan. Perpeluh doa tuk anak dan suami yang menjadikan kita bagian dari kehidupan mereka. Kelak saat musim ini terlewati, kita akan senantiasa mengenangnya. Rindu akan pelukan anak kita yang bisa kita peluk setiap saat saat ia masih kecil, rindu dengan tangis yang membuat kita sepeti orang kesurupan, dan kejadian-kejadian kecil yang membuat kita tak sadar merindukan masa itu. 

            Saat lelah, saya biasanya me time. Dan me time ala saya sangat murah, yaitu membaca buku yang bisa meningkatkan energi misalnya dengan membaca kisah para wanita hebat pada masanya. Emak juga bisa sesekali membaca kisah wanita hebat ini. jadikan mereka teladan dalam membersamai tumbuh-kembang anak dan suami. Dengan segala kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi, maka surgalah yang sebaik-baik pembalasan atas kesabaran, ketabahan, dan ketangguhan wanita-wanita ini. siapakah wanita hebat yang berperan besar dalam peradapan? Inilah mereka: 

1.      Maryam (Putri Imran)
Adalah wanita hebat dengan segala ketaatan yang ia sandang. Atas izin Alloh, ia mengandung putranya (Nabi Isa A.S) tanpa seorang bapak. Oleh karenanya ia dihujat, dicaci-maki oleh kaumnya. Menuduhnya dengan sekejam-kejamnya cacian. Tapi ia bisa melewati setiap kejadian yang menimpanya dengan penuh keikhlasan yang tiada ujung.   

2.      Siti Sarah
Dengan keikhlasan bertubi, ia menyuruh suaminya Nabi Ibrahim untuk menikah lagi gegara ia belum bisa memberinya keturunan sampai usia senja. Ia pula yang memilih siti hajar sebagai madunya. Duh hati yang seperti apa yang dimiliki Siti Sarah ini hingga rela di poligami? Ditengah maraknya pro-kontra poligami negri ini, semoga kita bisa melihat satu sisi bahwa poligami itu boleh, asal tidak ditutup-tutupi asal ada kemaslahatan setelahnya. Dari kesabaran itulah kemudian Siti Sarah dikarunia putra yang kelak juga mejadi nabi, yaitu Nabi Ishak dan Nabi Ya’kub.  

3.      Siti Hajar
Saat ia disuruh pergi oleh Siti Sarah karena kecemburuan yang menyeruak di dalam dada. Ia mengikuti suaminya Nabi Ibrahim menuju ke Baitulloh atas perintah Alloh SWT. Perjalanan yang cukup jauh, pun setelah sampai Siti Hajar dan Ismail ditinggal oleh Nabi Ibrahim. Ini pun juga atas perintah Alloh. Suatu hari saat Ismail menangis kehauasan dan perbekalan habis, ia kebingungan dan lari-lari antara bukit safa dan marwah. Sampai akhirnya ia mendapatkan air yang ia butuhkan. Dan sampai kini lari kecil antara bukit safa dan marwa adalah salah satu rukun haji.

4.      Siti Aminah
Menjadi single parent saat Nabi Muhammad dilahirkan bukanlah suatu perkara yang mudah. Tapi dengan kesabarannya, beliaulah yang melahirkan Nabi terakhir. Nabi yang akhlaknya adalah pengejawantahan isi Al-Qur’an. Nabi akhir zaman yang teladannya dijadikan panutan seluruh umat islam.

5.      Khodijah
Saudagar kaya-raya yang meminang nabi Muhammad diusianya yang masih belia. Sifat keibu-ibuan dan kedermawannya membuat Nabi Muhammad tidak bisa berpaling dengan wanita manapun. Saat-saat kerosulan itu tiba, Khodijahlah orang pertama yang bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Alloh. Tidak hanya itu, semua kekayaanya disedekahkan untuk sang suami demi mengemban tugas kerosulan.

Wah sudah banyak, kita lanjutkan besok ya. maaf mta udah 5 watt hehehhe

You May Also Like

1 comments

  1. Aduh aq terharu membaca 5 profil wanita hebat ini. Subhanallah mereka 😍

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.