Cara Cerdas Menumbuhkan Minat Baca by Komika @Pandji Pragiwaksono

by - October 10, 2017



twitter @pandji Pragiwaksono

            Saat scroll timeline twitter, saya terpana dengan beberapa retweet dari @pandji Pragiwaksono *CMIIW*. Banyak sekali pertanyaan senada yang terlontar. Dari banyaknya pertanyaan itulah, beliau lalu memposting Vlog di channel youtube nya yang sudah diputar ribuan kali. Pertanyaanya nggak jauh-jauh seputar “Bagaimana menumbuhkan minat baca penduduk indonesia? 


            Jawabannya sungguh epik dan inspiratif. “Seharusnya pertanyaan itu hanya sampai pada kalimat ‘Bagaiamana menumbuhkan minat?’ dan aktivitas membaca akan muncul seiring dengan hal-hal yang menjadi minat itu sendiri”. Jawabnya to the point.  Contohnya saat ini saya senang sekali ngulik tentang blog, dan mempunyai minat agar suatu hari blog ini bisa di monetisasi. Maka saya akan sangat antusias sekali membaca literatur yang berkaitan tantang blog itu sendiri. Mengikuti banyak komunitas agar jangkauan semakin luas, dan sesekali berdiskusi pada yang sudah ahli dibidangnya. karena ketertarikan itulah saya bisa melahap habis buku tentang blog hanya dalam hitungan hari saja. 

            Point pentingnya adalah cari minatnya, lalu eksplore terus dengan membaca banyak literature. Dan literature yang bisa dipertanggung jawabkan adalah sebuah buku cetak. Karena di dalamnya sudah valid/ terjamin keorisinalannya. Kalau sudah minat, maka binar mata akan senantiasa menyala walau badai hambatannya. Bak seorang pujangga yang sedang kasmaran, maka ia rela tak tidur hanya untuk membayangkan dan memikirkan sang pujaan hati.

            Karena sejatinya manusia itu sudah dibekali insting/ keinginan sendiri agar hidupnya makin bergairah. Binar bahagia saat mendapatkan apa yang sudah didapatkan itu juga pernah saya lihat pada binar mata paksu. Saat keinginan untuk melanjutkan studi begitu menggebu. Setiap hari up date berita tentang scholarship. Membeli buku-buku tentang beasiswa dll. Maka saat penantian panjang kurang lebih 2 tahun, jawaban atas pintanya, pinta kedua orangtuanya terijabah adalah bukan faktor luck saja. Bahwa disana ada doa yang tak pernah putus. Ada peluh yang tak pernah usai. Ada dorongan kuat dari keluarga. Mestakung. Semesta mendukung. Maka kun fayakun. Alloh-lah Sang Sutradara atas hidup seseorang.

            Jadi bagaiamana menumbuhkan minat baca penduduk indonesia? Itu seharusnya simple. Kita sudah punya fasilitas yang mumpuni. Perpusnas (perpustakaan nasional) yang tertinggi di dunia. Tapi sekali lagi dunia tidak melihat seberapa mewah fasilitas kita, tapi dunia melihat out put apa yang dihasil dari fasilitas dengan gedung perpustakaan yang tinggi itu? Kalau hanya buat pajangan, what for? Maka mari kita ubaha mind set kita. yang seharusnya kita lakukan adalah bagaimana menumbuhkan minat bagi penduduk indonesia? Dimulai dari yang terdekat, keluarga kita. setelah kita tahu minat apa yang ada pada diri, suami, anak maka inilah kesempatan untuk mencari literatur guna menunjang minat itu. Dan buku adalah literatur yang fundamental karena jelas kredibilitasnya. Daripada seaching di mbah google. Karena artikel di internet itu 75% adalah hoax. Atau copy paste. Atau rewrite, comot sana-sini. 

            Ini jadi PR besar buat saya sebagai orang tua labib. Agar saya FOKUS pada MINATnya, bukan pada MEMBACA itu sendiri. Terima kasih atas inspirasi malamnya @pandji. Semoga makin banyak komika-komika sekeren beliau. Apapun profesinya, jadikan minat sebagai pondasi utama kita melangkah. Karena kalau sudah cinta, tai kucing rasa coklat #uhuk dan kita akan senantiasa bersemangat dan menggebu dalam meraihnya.  

            Untuk detailnya silahkan tonton channel youtubenya, saya hanya rewrite apa yang sudah beliau paparkan di channel youtube. Dan satu hal lagi, saya suka mini library yang menjadi background vlognya. Kece badai. Semoga suatu hari bisa mewujudkan mini library kayak gitu dirumah. Amin. 

#ODOPOKT9
#BloggerMuslimahIndonesia

You May Also Like

3 comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Bener mbak. Salah satu poin plusnya kalau menjadikan buku sbg rujukan kita nulis artikel di blog adalah bikin tulisan kita unik, krn pasti ada yg gk ditemukan jika sumbernya sekadar dr gugling.

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.