Kelebihan dan Kelemahan Home Schooling

by - October 16, 2017



            Masih terkait buku yang sedang saya baca. Karena saya tertarik dalam praktek home schooling ini. maka untuk mengikatnya, saya akan menuliskannya. Semua pasti setuju bahwa selalu ada minus dan positif apapun yang ada di dunia ini. salah satunya adalah pembelajaran non-formal ini. inilah kelemahan dan kelebihan home schooling berdasarkan dari buku bacaan saya “Buku Pintar home Schooling”. Sekali lagi yang saya jabarkan adalah hasil dari bacaan, bukan praktek sendiri. Karena anak saya masih 20 bulan wkwkkwkw jadi belajarnya masih yang sensoryplay dan messy play dll. 


            Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan, kita bisa menentukan langkah apa yang sesuai untuk anak kita. Karena setiap anak unik, tidak bisa kita mengeneralisasikan. Alih-alih mencari system pendidikan yang super, lebih baik mencari system yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan kondisi kita. 

KELEBIHAN
1.      Focus  
2.      Sesuai Harapan
3.      Mengontrol Moralitas
Setiap keluarga punya nilai-nilai moral yang bisa berbeda dengan keluarga yang lain. Jika menggunakan system pendidikan home schooling, anak akan mudah diarahkan ke nilai-nilai yang kita anut.  
4.      Menanamkan visi misi masa depan
Apakah menjadi enterpreuner, akademisi, itu murni hak setiap keluarga. Jadi visi misi ini jelas diawal. Dan akan lebih mudah untuk menanamkan ke anak sejak dini dengan metode home schooling.  
5.      Customized
Sesuai kebutuhan anak dan kondisi keluarga  
6.      Kesempatan tuk mandiri
7.      Memaksimalkan potensi anak
8.      Lebih siap tuk terjun di dunia nyata
Karena di dalamnya kita juga belajar practical life. Kita bisa mengajari anak kita bagaimana tuk survive dengan segala kondisi yang kian mencekik dan hal-hal seperti ini tidak akan kita temukan di bangku sekolah.
9.      Kesesuai pertumbuhan nilai-nilai anak dengan keluarga
10.  Kemampuan bergaul dengan orang tua dan yang berbeda umur
11.  Biaya pendidikn dapat menyesuaikan dengan keadaan orang tua 

KELEMAHAN
1.      Kurang Pergaulan
2.      Miskin Pengalaman
3.      Minim Sarana Prasarana
4.      Pengajar Tidak Profesional
Harus kita akui bahwa sebagai orang tua, kita bukanlah pengajar professional. Kita hanya fasilitator anak. Maka berbesar hati adalah kunci dalam memaksimalkan system pendidikan home schooling.  
5.      Miskin Laboratorium Sosial
Karena lingkup rumah adalah itu-itu saja, maka kita miskin laboratorium social. Berbeda halnya dengan di sekolah, lebih-lebih asrama.
6.      Butuh komitmen
Up and down itu biasa. Tapi tentukan niat sekuat baja agar pembelajaran berbasis rumah ini bisa maksimal. Tak mudah baper mendengar cemoohan, tak mudah baper saat anak tetangga cerita tentang keseharian di sekolah and something like that.
7.      Sosialisasi seumur
8.      Ada resiko kurangnya bekerja dalam tim, organisasi, dan kepemimpinan
9.      Perlindungan orang tua dapat memberikan efek samping ketidakmampuan menyelesaikan situasi social dan masalah yang kompleks yang tidak terprediksi 

So, apapun pilihan orang tua, yakinilah bahwa itu sebaik-baik pembelajaran. Sekolah formal maupun berbasis rumah selalu ada plus-minusnya. Maka tugas kitalah untuk meyakinkan diri bahwa kita mampu, dan mau belajar bersama-sama dengan anak.  

You May Also Like

2 comments

  1. Aku suka tergiur untuk bisa membesarkan anak dengan pendidikan home schooling. Kalau soal pergaulan, mungkin kitanya sebagai orangtua harus aktif mengajak ke suatu tempat agar bisa berbaur dengan teman-teman seumuran ya.

    ReplyDelete
  2. harus orang tuanya yang pro-aktif hehehhe

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.