5-7 Menit Asyiknya Mind Mapping Kreatif

by - November 18, 2017



[Resensi]

Resensi 5-7 menit asyik mind mapping kreatif
Judul   : 5-7 menit asyik mind mapping
Penulis : femi oliviana
Isbn     : 978-602-02-2045-1
Harga  : -
Teba;   : 88 halaman
Jenis    : parenting

            Recommended book untuk orang tua zaman now. Buku yang mengajarkan bagaimana berfikir kritis, membantu berkonsentrasi, meningkatkan kecerdasan visual, ketrampilan observasi, meningkatkan kreativitas dan daya cipta, membuat catatan dan ringkasan pelajaran dengan baik, meningkatkan kecepatan berpikir dan mandiri, menghemat waktu sebaik mungkin, membantu mengatur pikiran dan mandiri adalah beberapa manfaat mind mapping untuk anak (hal: 11)



            “kurikulum di sekolah saat ini cenderung membuat anak berpikir RUTIN. Karena harus mengerjakan berbagai latihan soal dan lembar kerja siswa. Hal ini membuat banyak anak malas dan lebih suka menyontek hasil kerja temannya. Karena rutinitas sangat MEMBOSANKAN” (hal: 7). Pada pengantar buku yang berada setelah dafar isi membuat kita *khususnya saya* manggut-manggut. Mengiyakan bahwa benar adanya. Sekolah saat ini terlihat sangat membosankan. Dan buku ini hadir menjawab keresahan orang tua. Buku ini hadir member kita solusi bagaimana cara mendampingi anak agar belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan. Pun karena kita orang tuanya tidak bisa menaruh beban tanggung jawab akademik anak 100% kepada bapak/ibu guru di sekolah.

            Mind mapping ini mengiring anak berfikir kreatif, runut dan menyenangkan. Karena mind mapping merangsang otak anak lewat menggambar. Bukankah menggambar adalah aktivitas yang sangat menyenangkan bagi anak? Inilah peran kita tuk mengajarkan kepada anak bagaimana menggambar itu punya nilai positif khusunya dalam akademik.

            Anak-anak pada dasarnya adalah kreatif. Mereka memiliki cirri-ciri yang oleh para ahli sering digolongkan sebagai cirri-ciri individu yang kreatif, misalnya: rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, imajinasi yang tinggi, minat yang luas, tidak takut salah, berani menghadapi resiko, bebas dalam berfikir, senang akan hal-hal yang baru, dst (hal: 19). Oleh karenanya penting bagi kita untuk menggiring mereka menemukan bakat dan kreativitasnya. Pun dalam mind mapping kita bisa membantu mereka merangkum pelajaran yang dirasa sulit oleh anak. Tapi perlu juga diperhatikan bahwa saat mendampingi anak kita perlu rendah hati dan menerima gagasan-gagasan anak yang mungkin tampaknya aneh dan tak lazim. Sebab hanya dengan demikian anak pun terpacu untuk belajar dengan motivasi yang tinggi.

            Di dalam buku ini pun dijelakan komponen dasar dalam mind mapping:
1.      Gambar
Otak memanggil gambar lebih baik daripada kata. Gambar mengaktifkan otak kanan, dan lebih “nempel” di otak.
2.      Asosiasi
Dengan menggunakan panah, garis, dan boks, catatan seluruh otak membantu anak membuat asosiasi antar informasi ini.
3.      Warna
Warna mengaktifkan otak kanan dan dapat meningkatkan daya ingat sampai 50%
4.      Luar biasa 
Otak cenderung melupakan informasi yang membosankan dan mengingat informasi yang disajikan secara luar biasa, kreatif atau dengan cara lucu.
5.      Gambar besar
Catatan seluruh otak memberi anak gambaran besar bagaimana seluruh poin saling berhubungan satu sama lain dalam satu halaman. Bukankah lebih mudah untuk memahami segala yang dipelajari jika bisa ditunjukkan dalam satu halaman daripada 20 halaman? 
6.      Kata kunci
Kata kunci merupakan kata-kata tertentu yang penting diingat dan bagaikan jalan tol bisa cepat sampai ke otak anak. (hal: 22)


Dalam proses membuat mind mappnya pun sangat sederhana dan simple. Berikut tahapan-tahapan yang kita lakukan dalam membuat mind map:
1.      Mulai dari tengah
2.      Tambahkan cabang. Buatlah beberapa garis tebal berlekuk-lekuk yang menyambung dari gambardi tengah kertas, garis ini mewakili ide utama mengenai suatu subjek. Cabang-cabangnya melambangkan subtropik utama.
3.      Gunakan huruf capital dan sedikit kata. Buatlah nama pada setiap ide yang keluar dari subtropik utama tersebut. Dan bila anak suka buatlah gambar-gambar kecil mengenai masing-masing ide tersebut.
4.      Kertasnya jangan diputar-putar.


Setelah tuntas membacanya, kini saya ketagihan membuat mind map sendiri. Setiap buku atau catatan kecil akan saya buat mind mapnya dengan sederhana. Dan benarlah bahwa otak akan lebih cepat menyerap gambar daripada kata/ kalimat. Buku yang saya beli seharga 15ribu ini adalah prelovedbooks yang good condition. Kelak saat usia Labib sudah menginjak usia SD, saya akan mengajarinya membuat mind map. Jadi tidak sabar menunggu waktu itu heheheh. Emak, adakah yang sudah menggunakan mind map untuk buah hatinya? Share di komentar ya. 

You May Also Like

2 comments

  1. penting banget nih....cuss ke gramed deh nanti tfs mbak

    ReplyDelete
  2. senang ya ada buku yang dapat mengasah otak kanan pembaca. jadi mau cari juga bukunya,

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.