4 Langkah Mencintai Rupiah

by - December 20, 2017

4 Langkah Mencintai Rupiah 

            Akhir tahun 30 November 2013 Kompas memuat berita tentang bitcoin. Apa itu bitcoin? Bitcoin adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang yang bernama Satoshi nakamato. Konon katanya 1BTC seharga $800 di akhir tahun 2013. Dari yang awalnya $13 hingga terus naik dari waktu ke waktu. Bitcoin bisa digunakan sebagai transaksi online yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan mata uang konvensional. Antara lain tidak diatur oleh bank central, proses pengiriman dari satu account ke account yang lain sangat mudah, tidak perlu membayar pajak, dan bisa digunakan oleh siapapun tanpa batasan ruang, kota, daerah sampai Negara.


         Oleh karenanya banyak orang-orang khususnya ahli IT berbondong-bondong menginvestasikan sebagaian kekayaanya dengan membeli bitcoin ini. karena harga yang tidak tentu inilah yang menjadi daya tarik sendiri bagi investor. Bisa naik atau turun sebesar 10% hanya dalam beberapa jam saja.

Apakah benar investasi bitcoin aman?

           Tunggu dulu, keberlangsungan bitcoin jauh lebih bahaya karena supply bitcoin tidak dilakukan oleh Negara, pemerintah, bank central, melainkan oleh mereka yang tidak kita kenal sebelumnya dan tidak tahu dimana keberadaanya. Pun karena sistemnya online, maka penyimpanan bitcoin ini sendiri hanya dari computer/laptop atau handphone/ smartphone oleh karenanya jika computer/ smartphone kita rusak, maka secara otomatis bitcoin yang kita miliki juga hilang alias hangus. Jadi tidak disarankan untuk berinvestasi ke uang virtual ini. sebagai warga Indonesia, tentunya kita harus percaya dan yakin bahwa penggunaan rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah dimata hukum dan Negara.

“Mencintai rupiah adalah salah satu wujud kecintaan kita kepada kedaulatan dan kemandirian bangsa Indonesia. Setiap lembar rupiah adalah wujud kedaulatan kita sebagai Negara bahwa tidak bertransaksi dengan mata uang Negara lain. Setiap lembar rupiah adalah bukti kemandirian bangsa di tengah perekonomian dunia” kata kepala Negara, Jakarta senin 19/12 (www.beritasatu.com)

            Pak Presiden pun berkali-kali menekankan untuk kita, sebagai warga Negara agar selalu cinta rupiah. Melakukan transaksi dengan rupiah, menabung dengan rupiah. bukankah dalam setiap lembar rupiah, ada foto para pahlawan yang dengan gagah-berani mereka merebut kembali kemerdekaan yang sudah lama di jajah bangsa asing? Dengan mencintai dan menggunakan rupiah, kita turut serta mengenang jasa para pahlawan itu.

Apa itu rupiah?

            Rupiah adalah mata uang resmi Indonesia. Mata uang yang dicetak dan diatur penggunaanya oleh bank Indonesia dengan kode ISO 4217IDR. (wikipedia). Secara tidak formal penduduk Indonesia menyebutnya dengan nama “perak”. Rupiah berasal dari india “rupee” dan “rupia” Mongolia yang berarti perak. wikipedia
pixabay

            Sebagai warga Negara yang baik, sejatinya kita harus cinta rupiah dengan melakukan berbagai cara seperti dibawah ini:

Mengenal lebih jauh sejarah terbentuknya rupiah
            Apakah anda sudah mengenal rupiah, uang yang selalu ada di dompet, tabungan dan rekening kita itu? mengenal sejarah terbentuknya rupiah yang tidak instan? Sedikit saya akan mengulas sejarah terbentuknya rupiah ini agar kita sama-sama yakin dan makin mencintai rupiah.

1945-1949       : muncul ORI (Oeng Republik Indonesia) tapi jumlahnya sangat terbatas
1946                : Disahkan untuk menggunakan ORI oleh pemerintah setempat
1947              : gubernur provinsi Sumatra mengeluarkan Uang Republik Provinsi Sumatra (URPS) hal ini terjadi karena keterbatasan pendistribusian ORI, sehingga pemerintah memeberikan kewenangan untuk daerah tertentu dalam mengeluarkan rupiah.
1953               : BI mencetak uang rupiah
2014             : uang baru dengan tanda tangan menteri keuangan dan gubernur bank Indonesia dengan system keamanan ani pemalsuan.
2016         : BI meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam.

            Bagaimana sudah ada gambaran bagaimana pemerintah Indonesia sangat mengupayakan yang terbaik untuk rupiah itu sendiri. Dari yang ‘kucing-kucingan’ dengan penjajah karena ada sebagian wilayah yang masih menjadi daerah jajahan pada rentang tahun 1945-1949. Bukankah fakta ini cukup member kita empati dan simpati bagaimana perjuangan pembentukan rupiah sendiri tidaklah mudah.

2.      Cintai produk dalam negri. Dengan mencintai produk dalam negri, itu artinya kita bertransaksi dengan rupiah. sehingga cinta kita terwujud nyata. Tidak hanya itu, selain sebagi wujud cinta Indonesia, kita turut serta memajukan produk local. Membantu saudara-saudara kita yang bergerak di UKM untuk terus maju dan berkarya. Kalau bukan kita, sesama warga Indonesia, siapa lagi yang akan menghargai peluh keringat mereka? Bukankah bangsa yang hebat, adalah bangsa yang mau serta mencintai produk sendiri? Dengan begitu kekuatan ekonomi kelas menengah ke bawah akan semakin terjamin. Tidak akan berkurang harta bendamu jika ia diniatkan untuk sesame. Diteruskan untuk membantu. Terlebih untuk Indonesia tercinta.

3.      Mengurangi gaya hidup konsumtif. 
           Sadar atau tidak, dengan menjalarkan e-commerce yang melonjak di 2 tahun terakhir membuktikan bahwa Indonesia terkenal dengan gaya hidup konsumtif. Berbondong-bondong pelaku pasar nasional maupun internasional membuat ‘wadah’ dalam membelanjakan uang kita. Karena mereka tahu, warga Indonesia adalah pangsa pasar yang empuk. “diskon dan sale” adalah alat ampuh untuk menguras tabungan kita. Yuk bijak belanja. Yuk melek ekonomi saat ini. bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga untuk kehidpan yang lebih baik lagi. Keluarga, anak, dan saudara-saudara kita yang kesulitan jauh lebih membutuhkan uluran tangan kita. Daripada secrolling marketplace yang berujung ‘khilaf’.

4.      Simpan dalam tabungan dengan nominal Rp (rupiah)
                Lakukan sesuatu yang jelas diawal. Artinya meski kita sudah tahu sejarah, cinta produk local, dan mengurangi gaya hidup konsumtif tapi kalau tabungan kita berupa hal-hal yang aneh, semisal bitcoin seperti contoh diatas semuanya tiada arti. Lakukan sesuatu dengan jelas perlakuan hukumnya, jelas kelegalannya, dan kelak bisa dipertanggung jawabkan. Salah satunya adalah dengan menabung dengan nominal rupiah (Rp). Semua punya hak untuk membelanjakan uangnya, punya hak yang sama untuk menabung bahkan investasi tapi alangkah bangganya kita jika kita menabungnya dalam bentuk nomimal rupiah.

5.      Tidak mencoret uang rupiah.
                 Masih teringat saat waktu kecil dulu, sering mendapatkan uang kertas yang udah dicoret dan digambar aneka bentuk rupa. Pedang, tokoh kartun dan masih banyak yang lainnya. Hai kamu yang suka mencoret uang kertas, mau dianggap apa kamu? Seorang pelukis kah? Seorang yang punya bakat terpendam hingga tidak tersalurkan? Atau hanya ingin sensai saja? Sudahlah. Tak ada guna pun manfaat dengan mengotori uang kertas kayak begitu. Yang ada kita sendiri yang rugi. Karena dalam prkateknya, kita masih memandang remeh rupiah kita. Bukan malah terlihat artistic, tapi yang ada malah ilfiil melihat gambar yang tidak sesuai dengan tempatnya.

Cinta memang kerap kali tidak berupa uangkapan atau ucapan semata. Cinta sering kali berupa perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Apa wujud dari kecintaan kita terhadap ibu pertiwi ini? kalau kita bukan atlit nasional, kalau kita bukan artis yang bisa go internasional, kalau kita bukan orang yang memeliki bakat yang bisa mengharumkan Indonesia ke kancah internasional, kalau kita bukan penguasa yang bisa menjadikan Indonesia yang lebih baik? Setidaknya dari hal yang terkecil, dari sesuatu yang kita gunakan dan butuhkan sehari-hari yaitu CINTA RUPIAH dengan menggunakan dan memanfaatkan semaksimal mungkin. Seperti yang dilontarkan bapak presiden kita, Jokowi “Saya mengajak segenap insane di tanah air untuk terus mencintai rupiah dengan cara nyata. Selalu menggunakan rupiah di setiap transaksi keuangan di dalam negeri dan menabung.” Saya makin terkesima dengan bapak presiden satu ini. karena benarlah bahwa di dalam rupiah ada tokoh pahlawan, tarian, dan pemandangan wisata alam nusantara yang merupakan wujud karakteristik bangsa Indonesia.

“Menghina rupiah, sama saja dengan menghina Indonesia. Sampai kapanpun rupiah tak akan diganti dan tak tergantikan.” standing applause saya haturkan untuk bapak presiden dalam penutupan pidatonya. Sudahkah anda mencintai rupiah? kalimat itu terus berdengung setiap kali melihat lembaran uang di dompet dan sukses menge-rem hasrat belanja saya sebagai wanita. Bukankah itu juga prestasi besar? 




You May Also Like

26 comments

  1. sebagai warga negara yg baik, kita memang harus mencintai rupiah yaa. secara kalau terjadi inflasi, yg dirugikan kita sendiri

    ReplyDelete
  2. jadi penasaran sebelum tahun 1945 pake duit apa buat transaksi.

    ReplyDelete
  3. Suka sedih deh kalau ada coretan-coretan di lembaran uang rupiah kita :(

    ReplyDelete
  4. Memang sedang booming ya bitcoin saat ini, bahkan katanya mencapai harga satu mobil Innova, tapi kita mang cinta rupiah deh mudah digunakan hehe

    ReplyDelete
  5. Memang sedang booming ya bitcoin saat ini, bahkan katanya mencapai harga satu mobil Innova, tapi kita mang cinta rupiah deh mudah digunakan hehe

    ReplyDelete
  6. Bitcoin, baru denger. Macam uang liar saja ya, ga jelas banget nilainya... Memang lebih aman uang fisik sajalah, apalagi kalo sudah terstandarisasi oleh emas dan perak, pasti akan lebih stabil nilainya, tidak terpengaruh zaman

    ReplyDelete
  7. Setahuku bitcoin ini buat saingin dollar atau mata uang yang dicetak uncontrollable, ga ada dasar penjamin logam mulia. Cuma emang perlu baca lebih dalam lagi sih keamanannya.

    ReplyDelete
  8. Ternyata menjaga gaya hidup dan tidak konsumtif ini salah satu usaha menjaga rupiah ya. Aku baru ngerti. Btw soal bitcoin itupun para pakar masih mengkaji manfaat dan dampaknya. Yg lebih baik pake rupiah aja dulu yaa

    ReplyDelete
  9. Aku sering kesel sendiri ngeliat uang kita dicoret-coret.. Padahal Rupiah ini mata uang resmi Indonesia yang seharusnya dijaga dengan baik.

    ReplyDelete
  10. I honestly ga paham sama bitcoin ini, menurutku ini inovasi yang ga jelas karena ga bisa dipake juga buat beli di online or offline store hehehe

    ReplyDelete
  11. Saya juga gagal paham kalau ada yang coret2in uang kertas :(
    Saya juga lebih suka menabung dalam bentuk rupiah mbak :)

    ReplyDelete
  12. Sampai sekarang saya juga tetap cinta rupiah, apalagi ada emoney, transaksi jadi makin mudaah

    ReplyDelete
  13. Sampai sekarang saya belum juga ngeh sama yang namanya bitcoin :D

    ReplyDelete
  14. Gak pernah mengerti dengan pemikiran orang yang suka mencoret coret dan menulisi uang, itu sama sekali tidak baik

    ReplyDelete
  15. Perlu diajarkan agar tidak mencoret-coret uang apalagi melipat-lipat hingga hancur sering nih nemuin uang kayak gini

    ReplyDelete
  16. Lebih nyaman pakai rupiah sih ya.. :)

    ReplyDelete
  17. Wah baru tau nih sejarah rupiah.

    Setuju banget nih bahwa warga Indonesia terkenal doyan belanja apalagi kalau diskonan. Ditambah sekarang ada program Harbolnas.

    ReplyDelete
  18. Mpo baca berita online, ojk akan mengatur bitcoin. Legal atau tidak di tunggu regulasinya

    ReplyDelete
  19. suka dpt uang yg di coret ngajak kenalan

    ReplyDelete
  20. Kalau saya lebih suka berinvestasi dengan rupiah saja, lebih aman

    ReplyDelete
  21. Whuaa Bisnis Bitcoin emang lagi trending, pernah ditawarin barengan bisnis satu ini, kurang tertarik :p
    Ahh mah cinta rupiah, sampe gapernah beli kalo harbolnas *keukeupin token

    ReplyDelete
  22. Pernah ada yg ajak invest betcoin, krn gk ngerti ya gk ikutan. hehe rupiah aja deh

    ReplyDelete
  23. Setuju mak, harus menjaga baik rupiah, nilai mata uang negara. Jangan sampai di selotip dan robek aja huhu

    ReplyDelete
  24. Gerakan Cinta rupiah perlu digalakkan supaya rupiah berdaya fi negeri sendiri

    ReplyDelete
  25. Baru tau tentang bitcoin saya mbak. TFS

    ReplyDelete
  26. menyimpan uang di bank nasional langkah mencintai rupiah ya. Rupiah terus terjaga tanpa mencoretnya.

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.