My 2018 Resolution, Apa Resolusimu?

by - December 14, 2017


Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin!!

Desember sudah kita jalani setengahnya dan tak kurang dari 2 minggu, bersiap menyambut tahun 2018. Sebelum tahun baru tiba, alangkah bijaknya kita merenung, membuka kembali resolusi tahun 2017 yang belum terwujud. Mencari sebab-akibat kenapa tidak terwujud, lalu memperbaiki lagi untuk tahun 2018 .   Dan inilah catatan saya  resolusi 2017  beserta hambatannya:


1.      Menulis novel              :
Sejak memiliki anak, bacaan novel saya menurun drastis. Karena saya tidak mempunyai waktu khusus untuk membaca novel dan juga anggaran bulanan pun lebih ke perkembangan anak. Kini bacaan saya lebih ke parenting dan hunting buku anak. Jadi bisa dipastikan bahwa saya belum punya keinginan untuk menulis novel. 
2.      Menulis cerpen media :
Alasannya pun sama, asupan bacaan tidak lagi fiksi yang penuh dengan rangkaian tulisan yang menawan dan sedap dibaca. Diksi yang epic itu ditunjang dengan bacaan yang tidak jauh-jauh dari fiksi yang epic juga. Karenanya saya sadar diri untuk tidak (belum) focus pada bidang fiksi.
3.      Menulis resensi media :
Sekarang konsen ke blog sendiri, makanya resensi buku yang barus saja saya beli pun hanya untuk postingan blog. Dan saya puas, daripada di PHP oleh media cetak
4.      Menjadi professional book advisor     :
Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membaca itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karenanya sekarang saya lebih konsen ke dalam. Bagaimana menghabitkan Labib terlebih dahulu. Dan tidak ingin dicap sebagai tong kosong nyaring bunyinya #eh
5.      Menjadi professional blogger  :
Pelan namun pasti adalah aktivitas yang saya jalani sekarang. Bergabung dengan komunitas blogger membuat saya tidak mau menyerah, terus mencoba, sambil belajar bagaimana menjadi blogger yang professional.  
6.      Menjalankan bisnis online di azalea store       :
Ternyata passion saya lebih ke skill menulis daripada jualan. Entah kenapa saya lebih senang menari diatas keyboard daripada berjualan. Tapi tetap jualan buku anak berjalan seperti biasanya. But No Target.  
7.      Menjadi isti dan ibu yang hebat bagi keluarga kecil saya       :
Saya terus belajar, dan belajar salah satunya dengan mengikuti kuliah Bunda Sayang di IIP. Lalu mempraktekkan apa yang saya dapat ke anak maupun pasangan. Insyalloh ada progressnya. 
  
Dari ketujuh resolusi 2017 yang tidak ada setengahnya saya capai *tutupmuka tapi saya makin yakin bahwa menghidupi passion itu adalah aktivitas yang membahagiakan. Dan passion saya adalah menulis. Oleh karenanya untuk tahun depan, saya tidak ingin membatasi diri saya untuk menulis di media cetak, cerpen, bahkan novel. Karena saya sudah menemukan apa yang saya mau, dan saya sangat menikmatinya setiap saat. Oleh karenanya saya menulis lagi Resolusi 2018, here we go:
1.      Menjadi Blogger Profesional  :
Minimal posting seminggu sekali. Makin rajin blog walking ke sesame blogger adalah aktivitas yang ingin saya fokus di dalamnya. Semoga bisa terus KONSISTEN setiap minggu. 
2.      Menjalankan usaha KIDDIE SCHOOL         :
Sejak kelahiran Labib, saya makin tertarik dengan dunia anak. Dan saya rasa saya akan sangat menikmati jika membuka usaha Daycare. Selain mengajarkan Labib untuk sosialisasi, saya juga bisa membantu orang tua yang keduanya bekerja di ranah public. Bukankah bangsa yang besar, adalah bangsa yang menyiapkan generasi penerusnya? Oleh karenanya saya ingin memanfaatkan sedikit pengetahuan saya menemani malaikat-malaikat kecil dalam tumbuh kembangnya dengan stimulasi dan pembelajaran sesuai dengan usianya.
3.      Menjadi Ibu dan istri yang hebat        :
Saya bukan superwoman atau wonderwoman. Saya wanita biasa yang mempunyai tekad untuk belajar bagaimana menjadi istri dan ibu yang professional dengan mengikuti kuliah online di Institute Ibu Profesional. Saya belajar banyak di komunitas ini. mendampingi si kecil tumbuh di usia golden age bukan perkara remeh. Karena disaat inilah anak berkembang drastic, dari mulai fisik dan psikisnya.


Sudah seberapa jauh kah langkah kecil ini membesamai si buah hati?

            Pertanyaan yang membuat nyali ciut. Meski saya berada 24 jam disampingnya, saya merasa kurang maksimal dalam membersamai Labib. Saya masih sibuk dengan kerjaan IRT yang seolah tiada habisnya, saya masih sibuk dengan gadget yang bisa dibuka kapanpun dan dimanapun. Dan saya masih sibuk dengan diri saya sendiri, padahal ada anak yang membutuhkan ibunya secara dhohir dan batin. fisiknya ada, tapi pikiran entah melayang kemana. Inilah yang ingin saya ubah dari mulai sekarang, dan terus berprogres sampai tahun depan, depannya lagi, lagi dan lagi. 
Oleh karenanya menjadi ibu dan istri yang hebat salah satunya adalah menjaga kesehatan. Ini sama pentingnya dalam menjaga kesehatan keluarga. Bayangkan kalau ibu yang sakit, bagaimana keadaan rumah? Bagaimana anak bisa tumbuh dengan baik? Seperti bulan kemarin. Awal November Labib sakit demam. Berhari-hari. Sudah berobat 2x ke dokter specialis anak. Tapi tak kunjung reda panasnya. Selama seminggu saya sendiri yang menjaganya. Karena ia tidak mau digendong oleh ayahnya atau kakeknya. Jadilah saya seharian menggendongnya. Dengan berat badan diatas 10 kg, saya kewalahan sendiri. Akhirnya saya jatuh sakit juga. Labib masih dalam tahap recovery, lha saya juga ikutan sakit. Mau nggak mau saya tetap mendampingi Labib agar cepat sembuh. Pun saya berusaha makan banyak, minum air puih sebanyak mungkin dan minum vitamin. 
Tak mau berlama-lama dalam kondisi lemah, suami memutuskan untuk memeriksakan saya ke dokter terdekat. Dan benar saja, ada masalah pencernaan, ditambah dengan kelelahan fisik jadilah typus. Setelah diberi obat, lalu istirahat cukup keesokan paginya saya merasa jauh lebih baik. Setelah obat dari dokter habis, saya lanjutkan dengan minum Theragran-M. yaitu multivitamin mineral khususnya untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit. Vitamin yang berbentuk kapsul ini benar-benar membantu saya dalam penyembuhan. Karena meski dalam keadaan letih pun, saya harus tetap mendampingi Labib yang juga dalam masa penyembuhan. Inilah kenapa ada tagline MAMA DILARANG SAKIT. Karena emang meski dalam kondisi sakit pun, merawat anak  adalah kewajiban apalagi usianya dibawah 5 tahun yang sedang aktif-aktifnya.

Theragran-M adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan, pun mendaptkannya tidaklah sulit. Banyak tersedia di apotik terdekat. Apalagi multivitamin mineral ini bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyususi. Jadi saya tidak khawatir akan kandungan di dalamnya karena saya pun masih mengASIhi Labib. Selain vitamin yang mudah di dapat, harganya ekonomis. Dengan Rp. 20.000 bisa kita dapatkan 1 strip yang berisi 4 tablet. Dan yang tak kalah pentingnya adalah sudah mendapat sertifikat halal MUI dengan nomor LPPOM MUI 00280032151004. Masih ragu tuk mengkonsumsi vitamin ini? kandungan di dalam produk Theragran-M ini banyak sekali, diantaranya: Vitamin A (sebagai asetat), D (cholekalsiferol), B1 (tiamina mononitrat), B2 (riboflavin), B6 (piridoksina hidroklorida), B12 (sianokobalamina), NiasinamidaKalsium Pantotenat, C (sebagai natrium askorbat), dan E (sebagai dl-alfatokoferil asetat). Sedang  Mineralnya: Iodium (sebagai kalium iodida), Besi (sebagai fumarat), Tembaga II (sebagai sulfat), Mangan II (sebagai sulfat), Magnesium (sebagai karbonat), Seng (sebagai sulfat).

Theragran-M


Sakit dan sehat adalah takdir-Nya. Maka seyogyanya kita menjaga kesehatan dengan maksimal. Menjaga pola hidup sehat, makan makanan yang sehat dan yang tak kalah penting juga yaitu menambah multivitamin sebagai wujud syukur kita telah diberi kesehatan agar bisa membersamai keluarga semaksimal mungkin. Pun sakit adalah sebuah keniscayaan, karena hanya Firaun yang tidak diberi sakit oleh Alloh SWT karenanya dalam kondisi lemah kita diwajibkan untuk bersyukur agar bisa memaknai sehat yang sesungguhnya. Dan Theragran-M adalah sahabat kita dalam memulihkan kondisi badan setelah sakit.
2017 telah memberi banyak kenangan yang berakhir pada sebuah renungan panjang agar sebisa mungkin untuk produktif, semaksimal mungkin dalam membersamai keluarga dan semoga 2018 bisa menjadi tahun yang lebih baik lagi. Bismillahirrohmanirrohim, welcome 2018.


 Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Theragran-M.

You May Also Like

73 comments

  1. Semoga resolusinya di tahun depan tercapai ya Mbak..Selalu sehat-karena Mama nggak boleh sakit :), lebih produktif, usaha bisa dimudahkan dan dilancarkan..dan cita-cita dikabulkan Allah. Aamiin. Semangat!^^

    ReplyDelete
  2. Resolusi ku dr thn ke thn selalu berkaitan dengan traveling. Krn memang cuma ini passionku. Target visit negara yg belum prnh didatangi, target propinsi di indonesia. Utk thn 2017 target LN nya tercapai, tp target tujuan domestik gagal :p. Cm bisa dtg ke 1 tempat yg blm prnh aku dtgin sebelumnya dari 2 target yg aku tulis :D. Tetep sama2 semangat mba. Target ato resolusi gini ptg sih kalo kubilang, utk nambah semangat dlm kerja, krn tau ada yg harus kita capai :)

    ReplyDelete
  3. Salam. Amiin... Semoga resolusi 2018 terwujud dengan didampingi theragran yah

    ReplyDelete
  4. kereen euy resolusine. Semoga tercapai ya mba. sukses terus

    ReplyDelete
  5. aku dah lama nih ngga nulis cerpen. Tp ujung2nya sih aku masukin ke blog juga, mba. Males ngirim, susah tembus soalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mbaa, syusah. Mending di post swndiri wkwkwkk. Minimal buat naikin DA hihibi

      Delete
  6. Resolusinya mantap nih mbak Atiqo. Tetap semangat dan produktif menulis ya ^^

    ReplyDelete
  7. smoga resolusi di 2018 bisa tercapai yaa mba. yg terutama bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama anak-anak

    ReplyDelete
  8. Amin! Semoga terwujud semua di tahun 2018. Tertarik dengan daycare kiddie school nya tuh mba, apa sudah dirancang dari sekarang atau bagaimana mba? Sukses y ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa ini kolaborasi dg teman. Semoga tetcapai tahun depan. Amin

      Delete
  9. Semoga terwujud resolusinya ya Mbak...
    Melihat banyak yg kembali ingin serius menulis buku seperti nya masa kejayaan buku cetak itu akan kembali terulang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, satu buku sebelum mati. Tagline saya.

      Delete
    2. Wah keren tagline nya. Saya jadi malu. Buku saya yg sudah terbit malah ga tau dimana dan bagaimana kondisinya. Secara dg penerbit saat itu pakai sistem beli putus.

      Delete
  10. Semoga resolusinya tercapai ya mbk. Amiiinnn.
    Jaga keshaatn selalu dg konsumsi theragran m. Semangat. 😊

    ReplyDelete
  11. Resolusiku sih lebih fokus aja, lanjutan dari tahun kemaren hahaha

    ReplyDelete
  12. Jadi penulis novel.. hiks hiks.. itu juga cita citaku yg belum tercapai.
    semoga terkabul yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga novelnya segera lirus yaa mbaa *amin*

      Delete
  13. Jadi penulis novel juga salah satu cita-cita saya yang sudah terkubur... Hihihi.. tapi mimpi menulis buku masih ada... Next year Insyaallah! Amiin!

    ReplyDelete
  14. Saya juga rencananya pengen merampungkan satu novel tahun ini. Beloman, euy. Tapi kalau mau masih ada sisa separuh bulan sebelum 2017 berakhir, hihi.

    ReplyDelete
  15. semoga resolusinya tercapai, saya juga pengen banget ni rajin bisa ngisi blog hehehe

    ReplyDelete
  16. Hwaaa aku tertarik dengan buka daycare. Eh kalau aku sih lebih ke perpustakaan untuk anak aja. Seru gitu melihat anak-anak membaca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iyaa mbaa, seru kali yaa buat perpustakaan anak.

      Delete
  17. Semoga resolusinya tercapai yak mba,
    Barokalloh

    ReplyDelete
  18. Saya juga buat resolusi..mudah2an resolusi kita bisa tercapai ya mbak. Aamiin.

    ReplyDelete
  19. Aah, aju juga maaj jadi blogger professional. Tp klo professional berarti hrs berenti krj sbg karyawan nih aku. Blm siap juga. Ah, yg penting mah sehat lah. Mau minum the Ragran M utk jaga stamina :/

    ReplyDelete
  20. Aamiin semoga liatnya tercapai ya mba,,. Kpingin juga days punya buku sendiri msh membunuh Rasa malas dulu ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, iyaa mbaa harus membunuh rasa malas

      Delete
  21. Semoga resolusinya tahun ini terwujud ya, Mba :) Lebih sedikit dari tahun lalu, semoga makin fokus. Dan kudoakan banget buat posting seminggu sekalinya :)) Soalnya tahun lalu resolusiku pun begitu dan gagal. Kurang niat ini mah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahay, iyaa mbaa niatnya juga dikencengin wkwkkqwk

      Delete
  22. Nah ini nih menjadi blogger yang professional yang berat banget bagiku. Padahal itu resolusiku juga. Hiksss. Udah 2 tahun serius ngeblog tapi menuju profesional ini susah banget. Adaaa aja halangannya, terutama belum bisa melawan rasa malas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iyaa mbaa, saya juga masih banyak belajar

      Delete
  23. Ayo Mba,semangat! Jika ditekuni sesuai dengan niatan kuat di hati,Insyaallah resolusi 2018 nanti akan tercapai dg baik. Walo ga sepenuhnya,Insyaallah 65% nya hrs tercapai, yes? :)

    Yg penting jaga kesehatan ya, Mba.

    ReplyDelete
  24. Keren aktivitasnya banyak. Ternyata suka menulis fiksi ya mbak? :D
    Semoga semua resolusinya tercapai ya mbak dan sehat terus aamiin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu iyaa suka, skg nggak ada waktu n budget wkwkwk

      Delete
  25. Mari berjuang bersama untuk jadi blogger dan penulis profesional mbak..

    ReplyDelete
  26. Aku juga ingin lebih produktif menulis dan jadi blogger yang lebih profesional. Amiin ^^

    ReplyDelete
  27. Wowww resolusi nya luar biasa Mbak semoga terlaksana ya semua impiannya.

    ReplyDelete
  28. Penting banget ini, membuat resolusi.
    Agar tahun depan kita memiliki goals yang ingin dicapai dan terbukti bisa makin terpacu (produktivitasnya).

    Semangaatt...

    ReplyDelete
  29. Resolusi saya yang pasti menyelesaikan novel Cinta Jemputlah Aku yang gak kunjung kelar dalam setahun ini hehe. Yuk, balapan! ;-)

    ReplyDelete
  30. Theragran M sahabat ibu banget yang penuh aktivitas

    ReplyDelete
  31. Semoga resolusi ny bisa terwujud y mbak.. Semangat blogger!! hee

    ReplyDelete
  32. Semoga resolusinya tercapai semua ya mba di tahun depan :)

    ReplyDelete
  33. Semangat, Mbak! Semoga 2018 akan lebih baik lagi. Semoga semua resolusi di 2018 akan terwujud semuanya. aamiin

    ReplyDelete
  34. Semangat menyambut 2018 dengan resolusi baru mba. Semoga tercapai semuanya

    ReplyDelete
  35. Suka dengan resolusi ke dua yang ingin mendirikan paud..saya juga punya ketertarikan di dunia pendidikan, tapi entah kapan bisa mewujudkannya..he3..semoga resolusinya sukses ya mbak..salam kenal...

    ReplyDelete
  36. Semangat menulisnya di tahun 2018 mbak. Saya pengen banget tuh one day one post di tahun 2018 nanti. Semoga terlaksana. Amiiin...

    ReplyDelete
  37. Bismillah ya Mba, aku juga pengen ngelarin novel banget nih hiks. udah lama nggak ngenovel kangen

    ReplyDelete
  38. Semoga resolusinya tercapai ya mbak. Mulai banget dengan niat ingin buka daycare. MasyaAllah. Selamat berikhtiar juga menjadi Ibu Profesional :)

    ReplyDelete
  39. Semoga tercapai semua resolusi nya yaaa...

    ReplyDelete
  40. Turut mengamini resolusinya ya Mbaaaa..

    ReplyDelete
  41. Semoga resolusinya tahun ini terwujud ya, Mba, sama2 saling mendoakan untuk ibu2 saa Indonesia..aamiin

    ReplyDelete
  42. Semoga bisa terwujud ya resolusinya , novelnya best seller. AMiin

    ReplyDelete
  43. Luar biasa mbak semua resolusinya. Semoga bisa tercapai semuanya dan bias segera terwujud ya. BTW, saya juga punya bisnis online, tapi sekarang lagi ga focus, eh malah ketarik dengan nulis atau blogging hehehe. Itu yang namanya passion kali ya

    ReplyDelete
  44. Beberapa resolusinya sama dengan yang ingin saya lakukan terutama dalam perblogingan, hehehe, sukses selalu ya mbak...

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.