Mencari Maestro

by - April 18, 2018



Answer

1.      a. ilmu menulis
b. ilmu komunikasi
c. ilmu parenting
d. ilmu Montessori
e. ilmu marketing/ internet marketing


2.      Mentor-mentor dari ilmu diatas adalah:
a)      Saya sangat menikmati kegiatan tulis-menulis saya. Oleh karenanya saya 2 tahap telah sampai pada EASY, ENJOY dan bertahap ke EXCELLENT dan EARN. Sadar diri bahwa saya belum sampai ke tahap EXCELLENT oleh karenanya saya dalam tahap mencari MENTOR menulis saya. Dulu sempat mengikuti kursus menulis baik online maupun offline. Tapi terkendala jarak dan saya kurang suka dengan metode pembelajarannaya. Pun karya yang beliau miliki belum ‘klik’ dengan saya. Oleh karenanya saya jalan ditempat. Lalu kini saya menggeluti dunia blog. Tahulah saya ada beberapa orang blogger keren yang bisa saya jadikan panutan dalam menulis blog. Diantaranya adalah: blog mamiubi. Mba yuniari mukti (sempat sekali ketemu, dan orangnya humble banget), mba Rahma (satu komunitas IIP, blogger, dan Fasil saya di matriks) serta sang owner IIP sendiri yaitu ibu Septi Peni Wulandari (semoga kelak bisa magang di salatiga dan mendapat izin dari suami).
b)       ilmu komunikasi ini saya sangat suka dengan kek Jamil azzaini. Sejak SMA sudah berlangganan mendengarkan siaran beliau di radio Trijaya FM. Membaca bukunya “Inilah proposal hidupku, Tuhan” (CMIIW, soalnya bukunya ada dirumah orang tua). Pembawaan saat melalukukan training atau saat siaran di radio membuat saya manggut-manggut setuju.
c)      Ilmu Parenting yang senang saya ikuti adalah ENLIGHTING PARENTINGnya bu Okina Fitriani. Membaca blognya disini, membuat ‘tamparan’ keras bagi saya untuk selalu berusaha memperbaiki diri dalam pengasuhan. Semoga kelak bisa mengikuti trainingnya beliau. Karena investasinya cukup membuat saya ‘berpuasa’ hehehhe. Tapi saya tau bahwa harga itu tidak bisa dibandingkan dengan ilmu yang bakalan saya dapatkan kelak.
d)     Ilmu Montessori. Kini saya giat membuat DIY apparatus Montessori dan mengujikan ke Labib, salah satunya pembuatan DIY bisa dilihat dipostingan ini. So far, permainan ini membuat Labib setahap lebih cepat progressnya dibanding anak seusinya (bukan berarti saya membandingkan anak satu dan yang lain). Jadi pengen sekali sesekali mengikuti training/ workshopnya/ sekolah Montessori sendiri. Ilmu ini tidak lain adalah untuk anak sendiri. Kalau ibunya saja tidak paham, bagaimana anak bisa paham hehhehe. Pun hal ini selaras dengan pesan dari bu Diena Syarifa “Yakinkan diri bahwa orang tua adalah MAESTRO PERTAMA bagi anak dengan menjadi A GOOD MODEL”. Dan sekarang saya mengikuti grup facebooknya Bu Mini yang banyak sekali mengupas tentang HS dengan metode Montessori.
e)      Ilmu marketing/ internet marketing. Dengan kemajuan teknologi yang drastic, saya pun tidak mau menutup mata akan hal ini. oleh karenanya saya juga ingin mendalami internet marketing ini. dan maestro yang menurut saya ‘nampol’ banget penjelasannya adalah Kang DEWA EKA PRAYOGA. Pernah dulu membaca bukunya, dan sejak pertama membacanya saya sudah jatuh cinta dengan buku itu. penjelasannya enak dan mudah dimengerti. Semoga kelak diberi kesempatan untuk mengikuti workshop/ trainingnya. Amin.

Materi -6 ini membuat ‘mata’ saya terbuka lebar, benarlah yang disampaikan bu Diena dalam kulwap di grup RBI bahwa “Kebutuhan manusia setelah akil baligh ini hanya ada 2 terkait dengan pengembangan diri. Yaitu butuh MENTOR dan COACH. Mentor itu jelas hanya Alloh SWT melalui AL-Qur’an dan Hadist. Sedangkan COACH/ Maestro adalah pendamping talents, skill, dan knowledge ”
Semoga saya bisa bertemu, menimba ilmu, menyerap ilmu, kepada mereka-mereka yang saya sebutkan di jawaban no 2. Amin.

#RuangBerkaryaIbu
#Proyek2
             #TugasMateriEnam
            #KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu

You May Also Like

0 comments

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.