Tentang Merawat Cinta After Merried

by - April 30, 2018



            Tentang Merawat Cinta After MerriedDari mata turun ke hati ini tidak lagi berlaku untuk pasangan after merried. Yang ada adalah dari perut naik ke mata. Betul apa enggak? Tergantung karena setiap pasangan memiliki cara sendiri mengekpresikan cinta mereka kepada pasangannya. Tapi poinnya adalah sama TENTANG MERAWAT CINTA.

            3 tahun usia pernikahan kami. masih seumur jagung. Ibarat anak kecil, kami masih ingusan, masih mementingkan ego masing-masing, masih harus dan terus belajar untuk memahami satu sama lain. Salah satunya dengan merawat cinta. Karena cinta jualah yang menyatukan kita dalam ikatan pernikahan. Janji sehidup-sesurga dihadapan para penghulu beserta saksi dan tak lupa janji kepada-Nya agar ibadah ini menjadi jalan buat kita menikmati kehidupan setelah terlepasnya nyawa dalam raga.


            Gerbang pernikahan bukalah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan sebuah awal gerbang kedwasaan kita diuji. Karena tidaklah mudah menyatukan 2 kepala dengan satu tujuan dengan latar belakang yang berbeda. Pendidikan dan pola pengasuhan yang sangat berbeda. Tapi bukankah perbedaan ada untuk saling melengkapi? Perbedaan ada untuk saling menghormati? Perbedaan ada untuk saling menerima? Penerimaan yang tulus bahwa ‘aku adalah pakaian suamiku, begitu pun sebaliknya’. Oleh karenanya sangat penting untuk merawat cinta after married. Kalau pondasi itu kokoh maka bagunan pun akan semakin kuat dalam menghadang badai/ hujan kehidupan.



            Tidak bisa dipungkiri, saat memiliki anak. Seolah perhatian saya terkuras habis oleh bayi mungil ini. tentang bagaimana menstimulus golden age-nya, tentang bagaimana memiliki permainan yang tak hanya dibuat bermain, melainkan ada pembelajaran di baliknya, tentang bagaimana jemari ini bergerilya untuk menemukan Living book demi untuk membuat perpustakaan mini untuknya. Tentang bagaimana menyiapkan makanan dengan gizi seimbang dan perintilan-perintilan lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-persatu. Saya seolah lupa bahwa ada suami yang juga membutuhkan perhatian istrinya ditengah study nya. Ada suami yang rindu untuk bercengkrama dengan istrinya, melepaskan penat dari serangkaian tugas dan deadline jurnal internationalnya. Argh, maafkan istrimu ini ya pak karena telah lalai dan menyepelekan apa itu management waktu. Dan pentingnya melayanimu sepulang kuliah.

            Oleh karenanya saya membreak down apa saja yang bisa saya lakukan untuk merawat cinta kami. dianatarnya adalah:

1.      Memberi sebanyak-banyaknya pujian dan kejutan. Awal bulan ini entah kenapa terfikir untuk membelikannya sebuah jam tangan baru. Saat scroll ke marketplace dan ada sebuah jam tangan yang keren dengan harga terjangkau, segeralah saya mencari testimoninya. Dan terbukti bahwa barangnya tidak mengecewakan. Tapi jangan berharap lebih ya mom kalau ekspresi pak suami tidak sesuai dengan yang kita harapkan hehehe. Terus saja beri dia kejutan-kejutan kecil. Mungkin dari hal kecil ini, lambat laun beliau akan sadar bahwa cinta kalian layak untuk diperjuangkan.

Kejutan yang saya kasih ke suami


2.      Perempuan agresif? Why Not! Ini berlaku after married ya mom (hai, para singelilah, jangan baper ya heheheh). Katanya perempuan yang ‘liar’ di ranjang itu sangat disukai lelaki loh dan ini berdampak untuk kehidupan sehari-harinya. So, jangan shy-shy cat ya, moms! (tunjuk hidung sendiri).

3.      Don’t talk too much. Dari hasil penelitian, wanita, memang membutuhkan 20.000 kata untuk dikeluarkan setiap harinya. Maka bijaklah untuk mengeluarkan kata itu. suami saya adalah tipe pendiam, dan tak jarang saya dibuat kesal olehnya. Seperti saat ia pulang dari kuliah, pengennya itu diajak ngobrol terus ditanyain ngapain aja hari ini. dan sederetan basa-basi lainnya. Tapi semakin berharap, harapan itu kosong. Daripada saya stress sendiri akibat keinginan yang tidak terpenuhi, jadilah saya menulis blog dengan harapan 20.000 kata itu tersalurkan dengan baik dan menghasilkan. So, bijaklah untuk ngomel ya mom. Heheheh.

4.      Jaga lifestyle. Lifestyle ini melingkupi pertemanan, gaya hidup, pola makan dan aktivitas sehari-hari. Dan salah satunya yang saya jaga banget adalah POLA MAKAN. Seorang teman berkata, “Perempuan setelah melahirkan itu ibarat mobil yang turun mesin. Semua bergelambir dan tidak indah dipandang lagi heheh” candanya. Tapi saya yakin, itu bukan candaan biasa melainkan koreksi diri untuk selalu menjaga pola makan dan hidup sehat agar suami makin lengket dengan kita dan nggak lirik sana-sini hehehe.

Karena disadari atau tidak, lelaki adalah seorang makhluk VISUAL. Dia suka dengan keindahan, suka yang seksi, dan hal-hal yang enak dipandang. Itu bukan salah lelakinya, tapi memang kodratnya seperti itu. daripada membabi buta, menyalahkan lelaki hidung-belang atau jelalatan, alangkah bijaknya kita sebagai istri turut juga instropeksi diri untuk menjaga HIDUP SEHAT dengan menjaga POLA MAKAN dan OLAHRAGA.

Setelah melahirkan dan sadar diri karena angka timbangan yang terus bergerak ke kanan, mulailah saya olahraga ringan sebelum melakukan aktivitas domestic. Hampir setiap hari, ketika masih pukul 06.00 saya mengikuti aerobic yang ada di televisi. Lumayan disambi dengan sapu-sapu rumah saat sponsor tiba. Bukankah wanita tercipta dengan segala multitaskingnya? So jangan banyak alasan untuk tidak olahraga ya moms. Pun makanan juga saya control. Sekarang saya meminimalkan asupan karbohidrat seperti nasi dan roti-rotian. Pagi hari saya cukup makan salad buah dengan toping mayonnaise dicampur dengan saos pedas. Dan ajaibnya hampir 4 bulan saya melakukan pola makan seperti ini, saya tidak merasakan lapar hingga sore hari.

Tahulah saya bahwa yang membuat perut kita kenyang adalah porsi sayuran yang lebih banyak daripada buah-buahan. Dulu di benak saya kalau mau diet itu ya makan buah, ternyata itu sebuah kekeliruan hehehehe. Buah bagus untuk menambah serat dan gizi-gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi buah tidak bisa mengganjal perut kita dalam waktu yang lama. Alih-alih pengen diet, jarak beberapa jam setelah makan buah perut kita sudah merasa lapar lagi. nambah lagi angka timbangan.
Yuk Hidup sehat 

Jadilah saat sarapan, saya hanya menyiapkan salad sayur ditambah dengan segelas susu SLIM & FIT. Dan dijamin seharian kita tidak akan merasa lapar karenanya. Karena Slim & Fit mengandung karbohidrat lepas lambat isomaltulosa, tinggi serat, tinggi protein jadi bisa mengencangkan otot juga. Tak hanya itu SLIM & FIT rendah lemak dan gula (50% lebih rendah dari susu diet sejenis), tinggi kalsium (setara dengan susu-susu tinggi kalisium lainnya), kalori terkontrol 200kkal/saji. Yuk sehat dengan SLIM & FIT.  


Kini 4 bulan saya sudah menjalani hidup sehat dengan pola makan terkontrol dan meluangkan waktu untuk workout. Alhamdulilah angka timbangan tetap stabil di angka 50kg dengan tinggi 156cm. ideal bukan? (kibas jilbab hehehhe) konsumsi SLIM & FIT dua kali sehari sebagai ganti sarapan dan makan malam/ sehari sekali saat pagi atau malam hari untuk menjaga berat badan tubuh kita. Dan saya pilih option kedua, yaitu untuk menjaga berat badan ideal. Karena sejatinya karbohidrat (nasi) pun juga masih dibutuhkan oleh tubuh kita. Tinggal kita memanej porsi terbaik untuk tubuh kita.

“Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?” –Asma Nadia

Dan itu adalah tugas utama kita dalam merawat cinta agar benihnya senantiasa tumbuh, tumbuh dan tumbuh.    Karena hanya kitalah yang tahu bagaimana membuat suami selalu berdegup kencang saat menatap kita. Selalu ingin bersama-sama dengan kita sebagai istrinya. dan semua itu perlu diusahakan sejak dini hingga menuanya tubuh kita dengan pasangan yang tetap menggengam erat tangan ini. Semoga Sakinah, mawaddah wa rohmah itu juga yang akan kita raih lewat jalan ridho suami. Ada tips lain moms untuk merawat cinta dengan pasangan? Share di kolom komentar ya.

You May Also Like

25 comments

  1. Setelah berkeluarga hal yang gak boleh dilupakan ya merawat cinta ya mbak. Karena gimanapun cinta itu bisa layu, bisa tumbuh, bahkan bisa mati kalauu gak dirawat.

    ReplyDelete
  2. Aih aku lagi banyak dan suka ngomong nih. Hahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah waktunya menulis itu tandanya mbaa heheheh

      Delete
  3. Selamat dan semangat tetep di BB ideal, hehe. Kalau aku suami yang naik turun hahaha. Cuma dia dah rajin sih diet n workoutnya, ntr kurekomen susu ini ah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe, semoga berhasil dietnya mbaa

      Delete
  4. Makasih tipsnya, Mbak. Semoga langgeng hingga ke surga. :)

    ReplyDelete
  5. Heuu~~
    Memang semakin lama menikah, gak membuat kita mengenal pasangan juga yaa...
    Antara gak mau atau gak peduli.

    Mestinya siih...kita sama-sama tau yang dimau pasangan.
    Tapi nyatanya, mengamalkannya susya byangeett...

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju, kayak perhatian terbagi gitu ya mba

      Delete
  6. Judulnya romantis banget kak.... Benar usai menikah bukan berarti mudah

    ReplyDelete
  7. asyik ya dikasih surprise terus :D

    ReplyDelete
  8. Aku sepakat semua tulisan iniii, jangan malu malu kucing hahahhaa,

    ReplyDelete
    Replies
    1. padahal yang nulis juga shy-shy cat wkwkkwkw

      Delete
  9. Saya belum nikah, tapi bahasan disini patut di baca dari awal sampe akhir supaya menjadi bekal nanti kalau sudah menikah dan sudah jadi ibu ibu.
    Wkwkw

    Ah ya?
    Ternyata buah ngga bisa di buat ganti makanan buat diet ya ? Baru tau saya..

    ReplyDelete
  10. Naaah, suamiku malah nyuruh aku makan terus, mbak. Dia ga suka cewek langsing >,<
    Btw, makasih ya tipsnya.

    ReplyDelete
  11. Wah,kejutan itu harus diperhatikan ya mbak. Biar makin harmonis

    ReplyDelete
  12. Kalau aku malah kebalikannya. Suami lebih banyak omong dibanding aku hahaha.
    Semoga langgeng selalu ya.

    ReplyDelete
  13. Satu lagi buah jg gulanya lumayan hehe, mungkin bisa coba kurangin karbo dan perbanyak sayur buat seratnya mbak.
    Btw makasih tips buat menjaga pernikahannya yaaa

    ReplyDelete
  14. Menjaga badan ideal juga bentuk merawat cinta ya, Mbak.
    Terima kasih tips menjaga pernikahannya. Semoga awet selalu cintanya Mbak Atiqo.

    ReplyDelete
  15. Lah kenapa aku jadi baper huhuhu. Hmmm tipsnya bisa aku kasih ke temen yang baru nikah nih mbak. Semoga selalu terjaga cintanya dengan suami ya mbak.

    ReplyDelete
  16. Kemudian aku merasa salah berkunjung nih. Wkwkwk btw makasih sharingnya mbak, walaupun aku belom nikah hehe.

    ReplyDelete
  17. Penting nih merawat cinta After married,biar suami selalu klepek2 sama kita, haha

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Berkunjung, dan mohon tidak meninggalkan link hidup.